Riset Peluang dan Tantangan Konten Kreator Desa Pacekelan Bersama UGM dan University of Queensland
Kegiatan riset mengenai peluang dan tantangan konten kreator di Desa Pacekelan dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026 bertempat di Gedung Olah Raga Desa Pacekelan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada dan The University of Queensland.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Pacekelan, Bapak Mulyanto, serta peserta riset yang terdiri dari para konten kreator Desa Pacekelan, baik yang sudah profesional maupun pemula. Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan yang dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pagi dan sesi sore.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pacekelan Bapak Mulyanto menyampaikan rasa terima kasih kepada tim peneliti yang telah bergerak cepat hingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Beliau berharap keberadaan konten kreator di Desa Pacekelan mampu membantu mengangkat nama desa sekaligus memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Desa Pacekelan kepada masyarakat luas.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan tim peneliti, Ibu Lisa Lindawati. Beliau mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Pacekelan yang menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias. Selain itu, beliau juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut pada kegiatan-kegiatan lainnya di masa mendatang.
Kegiatan inti dilanjutkan dengan diskusi bersama para peserta. Diskusi ini merupakan bagian dari riset yang bertujuan mempelajari fenomena semakin banyaknya masyarakat desa di Indonesia yang menjadi konten kreator media sosial untuk menambah penghasilan, seperti YouTuber, TikToker, dan berbagai platform digital lainnya.
Melalui diskusi tersebut, tim peneliti menggali pengalaman, pandangan, serta aspirasi masyarakat mengenai perkembangan tren konten kreator di lingkungan desa. Selain membahas peluang ekonomi digital, riset ini juga mempelajari dampak aktivitas pembuatan konten media sosial terhadap individu kreator maupun masyarakat desa secara keseluruhan.
Riset ini dilaksanakan di tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Program penelitian ini didanai oleh School of Communication and Arts, The University of Queensland serta Australia Awards Indonesia (AAI).
Diharapkan hasil riset ini dapat membuka wawasan masyarakat maupun pemerintah mengenai peluang dan tantangan profesi konten kreator, sekaligus memberikan gambaran mengenai dampaknya terhadap perkembangan masyarakat desa di era digital.
Koordinasi Penanganan Penambangan Tanpa Izin di Desa Pacekelan
Riset Peluang dan Tantangan Konten Kreator Desa Pacekelan Bersama UGM dan University of Queensland
Doa Bersama Awali Pembangunan Irigasi Pompa Desa Pacekelan Tahun 2026
Pelaksanaan Uji Kader Integrasi Layanan Primer (ILP) Desa Pacekelan Tahun 2026
Rapat Kerja PKK Desa Pacekelan Tahun 2026: Evaluasi dan Inovasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

