Sosialisasi Penangkaran Benih Tembakau Desa Pacekelan, Siap Cetak Varietas Unggul
Rabu, 22 April 2026, Pemerintah Desa Pacekelan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penangkaran Benih Tembakau yang bertempat di Gedung Olah Raga “BSG” Desa Pacekelan. Kegiatan ini diikuti oleh Kelompok Tani Budi Santoso II sebagai peserta utama.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, di antaranya perwakilan DKPP Kabupaten Purworejo Bapak Sumarsono, Koordinator BPP Ibu Bhakti Woro Haryanti, perwakilan BPSB Jawa Tengah Ibu Tika Rahmadani, Penyuluh Pertanian Kecamatan Purworejo Vita P. Hapsari, Petugas POPT Kabupaten Purworejo Setyo Widodo, serta Ketua Kelompok Tani Budi Santoso II Bapak Supari.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pacekelan, Bapak Mulyanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan narasumber. Beliau juga menyampaikan bahwa program penangkaran benih tembakau sebenarnya telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, namun mengalami kendala akibat faktor musim sehingga hasilnya belum optimal. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah evaluasi dan perbaikan agar ke depan Desa Pacekelan mampu menghasilkan benih tembakau unggul. Rencana penanaman sendiri dijadwalkan akan dimulai pada akhir Mei 2026.
Sementara itu, dalam pemaparannya, perwakilan DKPP Kabupaten Purworejo, Bapak Sumarsono, menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pejabat yang direncanakan hadir berhalangan, sehingga dirinya ditugaskan sebagai perwakilan. Beliau berharap peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius, memahami materi yang disampaikan, serta aktif bertanya apabila terdapat hal yang belum dipahami. Harapan ke depan, Desa Pacekelan dapat menjadi salah satu penghasil varietas benih tembakau terbaik di Kabupaten Purworejo.
Materi teknis disampaikan oleh perwakilan BPSB Jawa Tengah, Ibu Tika Rahmadani, yang menjelaskan secara rinci mengenai pedoman produksi, sertifikasi, peredaran, serta pengawasan benih tanaman tembakau. Pemaparan mencakup dasar hukum, persyaratan teknis, hingga tahapan proses mulai dari penyemaian, penanaman, perlakuan bunga, pengendalian kadar air, hingga teknik penyimpanan benih agar tetap berkualitas.
Selain itu, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Purworejo, Bapak Setyo Widodo, turut memberikan materi terkait pengendalian hama dan penyakit tanaman. Dalam penjelasannya, disampaikan bahwa POPT memiliki peran penting dalam mengidentifikasi jenis organisme pengganggu, memahami penyebab serangan, serta menentukan langkah penanganan yang tepat. Saat ini, terdapat 8 petugas POPT yang mengampu 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani, khususnya Kelompok Tani Budi Santoso II, dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam penangkaran benih tembakau secara mandiri, sehingga mampu memenuhi kebutuhan benih berkualitas di tingkat lokal maupun kabupaten.
Rapat Kerja PKK Desa Pacekelan Tahun 2026: Evaluasi dan Inovasi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Rapat Kerja PKK Desa Pacekelan Tahun 2026: Evaluasi dan Inovasi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Penjaringan Keanggotaan BPD Tahun 2026 Dimulai 27 April 2026
Reorganisasi Komite dan Pembentukan Paguyuban Kelas SD Negeri Pacekelan
Sosialisasi Penangkaran Benih Tembakau Desa Pacekelan, Siap Cetak Varietas Unggul

